Rehabitasi & Inventarisasi Kawasan Mangrove

INFORMASI / AKTIVITAS / HASIL

Kegiatan ini bertujuan  untuk rehabilitasi kawasan mangrove yang terdegradasi. Berdasarkan analisis  Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) atau Indeks Vegetasi Perbedaan Ternormalisasi dari pengamatan Citra Satelit Sentinel 2 yang dilakukan KKI Warsi, empat tahun terakhir terjadi penurunan tutupan mangrove. Kondisi ekosistem mangrove Bengkulu di tahun 2020 seluas 2.896,91 ha. Terjadi deforestasi sekitar 8% atau sebanyak 235,79 sampai tahun 2024. Sehingga mangrove kita tinggal 2.661,12 ha. Untuk itu, dilakukan upaya pemulihan ekosistem mangrove melalui Program RBP REDD+ GCF Output 2 KP II. Program ini menargetkan penanaman 20.000 bibit mangrove yang akan disebar di empat lokasi, yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Utara, dan Kabupaten Mukomuko.

Untuk pemulihan yang berjalan salah satunya penanaman melalui kegiatan Kolaborasi Multipihak untuk Rehabilitasi Ekosistem Mangrove Bengkulu dalam Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2025 DLHK Provinsi Bengkulu dengan KKI Warsi bersama para pihak melakukan aksi penanaman sebanyak 250 bibit yang ditanam di Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.

PENERIMA MANFAAT (GENDER)

Capaian Demografi

Kelurahan

KECAMATAN

KABUPATEN KOTA

Capaian dalam Angka

Dokumen Analisis Kondisi Mangrove Bengkulu

Bibit Magrove ditanam